SARI

Sari..
Memasung jiwa dalam belenggu
Merona mentari pagi
Pucuk-pucuk gunung yang dingin dan sepi
awan bergelayut seperti taburan kapas..

Sari..
Antara mawar dan melati
jangan jadi keduanya
Mawar itu indah tapi berduri
Setelah hilang wangi, ia gugur tanpa arti
Melati itu cantik tapi hanya sekali
Jadilah edelweis..
Ia ada di dingin sepi
tapi tak pernah layu dan mati, abadi

sari..
Hidup ini Penuh misteri
memaut, memagut, merenta

Sari..
Negara ini penuh brandal
Brandal asasi, preman keadilan
Brandal pencekik rakyat
Brandal berdasi penebar janji

Sari..
Tengoklah kanan kiri
Para pengemis itu
para Gelandangan itu
Para korban asasi itu
Para kaum tertindas itu
Pengemis nyawa pada tikus-tikus birokrasi

Sari..
Masihkah cinta ada di hati para penguasa itu?
Masihkah hati yang menyeir para pemimpin tengik itu?
aku rasa tidak, hanya kamuflase
Senyum kamuflase
Bakti kamuflase
Semua-mua kamuflase

Sari..
aku panggil kamu sari
hanya sari
tak lebih tak kurang

1 Komentar »

  1. matematikaikipbu Said:

    sari…
    setiap melihatmu
    berjuta-juta puisi tercipta
    seperti mata air yang memberi kehidupan
    seperti matahari yang membelai alam

    sari…
    alam yang lirih
    selalu menyebut namamu..


{ RSS feed for comments on this post} · { TrackBack URI }

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: